Search here ^w^

Tampilkan postingan dengan label J-Food. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label J-Food. Tampilkan semua postingan

Jumat, 18 Januari 2013

Makanan kreasi ala Dapur Umami, Tahu Teriyaki



Ohayou minna-san! hhehe..
Maaf akhir-akhir ini jarang nge-post, gak sempet mulu buat nengokin blog ini....Sumimasen bagi yg udah bolak-balik liat ni blog  (‾‾"٥)

Oke, kali ini boku pengen kasi resep kreasi ala makan jepang ala Dapur Umami yang udah lulus ujicoba di laboratorium setempat (Baca: Dapur ane). Rasanya hmmm~ Oishii desu yo! ^^
Yang mau coba, yuk intip bahan-bahan dan cara membuatnya :D


BAHAN:
- 1 bh Tahu cina
- 2 bh Cabai merah
- 2 bh Cabai hijau
- 1 bh Bawang bombay
- 1 bks SAORI® Saus Teriyaki (30 g)
- 100 g Tepung terigu
- 50 ml Air
- 500 ml Minyak goreng

CARA MEMBUAT:
1. Buang biji cabai. Potong segitiga bawang bombay, cabai hijau, cabai merah. Potong-potong tahu, balut dengan terigu hingga rata, sisihkan.
2. Goreng tahu hingga matang, tiriskan.
3. Tumis bawang bombay, cabai hijau, dan cabai merah, aduk rata.
4. Masukkan tahu goreng dan SAORI® Saus Teriyaki, aduk rata. Tambahkan air, masak hingga matang, angkat, dan sajikan.

PORSI:
Untuk 4 orang

Nb: Untuk bahan yang gak bisa didapet, bisa diganti dengan bahan-bahan alternatif yang mirip dengan bahan yg gak bisa didapet. Ex: Tahu cina -> tahu biasa

Selamat mencoba! (o^▽^o)

Jumat, 23 November 2012

Bahas-bahas+resep kue Mochi!

Ohayou minna-san!
Gomen jarang update info, lagi sibuk-sibuknya belajar sampe lupa dengan blog kesayangan, haha #dusta
Oke, kali ini boku mau kasi info J-Food tentang 'Kue Mochi'. Douzo!


Kue Mochi adalah kue tradisional khas jepang berbahan dasar ketan beras. Terkadang juga berbahan dasar Mochiko(sejenis beras yg rasanya manis). Mochi memiliki bentuk yang bulat dan segi empat. Pada umumnya kue mochi memiliki tekstur yg kenyal dan terkadang juga lengket. Penduduk negeri sakura akan menyantap kue ini saat Hanami dan upacara tradisional lainnya. Ternyata, ada juga lho upacara untuk menumbuk mochi, namanya Mochitsuki.

Baiklah, berikut resepnya :D

Bahan:
- 70 gram tepung kanji
- 60 gram gula halus
- 1/2 sdt garam halus
- 1/2 sdt vanili bubuk
- 100 ml air
- 260 gram tepung ketan
- 60 gram tepung hunkue
- 300 ml santan kental dari 1/2 butir kelapa
- 1/2 sdt pewarna merah muda
- 1/2 sdt pewarna hijau muda

Taburan:
- 60 gram tepung kanji, sangrai di atas api kecil selama 20 menit

Cara membuat:
1. Pertama, larutkan tepung kanji kedalam 100 ml air, aduk hingga rata. Lalu, rebus sampai mendidih, angkat dan sisihkan.
2. Di tempat terpisah, campur tepung ketan, tepung hunkue, gula garam, dan vanili. Aduk sampai rata. Tambahkan rebusan kanji dan santan, uleni hingga terbentuk adonan yang licin dan kalis.
3. Bagi adonan menjadi dua bagian, tambahkan pewarna hijau dan merah pada masing-masing bagian, aduk rata.
4. Bentuk adonan bulat panjang denagn diameter 2cm. Kukus selama 15-20 menit atau hingga matang. Angkat dan dinginkan.
5. Ambil adonan yang telah dikukus, potong-potong sepanjang 2cm. Taburi tepung kanji sangrai, sajikan segera.
6. Untuk variasi, adonan kue moci juga bisa diisi dengan selai kacang tanah/pindakas atau kumbu kacang hijau.


Sekian resep kali ini, semoga membantu^^


Sc:
1. http://resepmasakanindonesia.idcc.info/resep-kue-moci.htm
2. http://www.justtryandtaste.com/2011/07/membuat-kue-mochi.html

Sabtu, 03 November 2012

Dango, si kue bola tepung beras jepang


Konbanwa minna-san!
Gomen jarang posting, baru sempet sekarang gara-gara banyak tugas sekolah *curcol =="
Daripada banyak omong, langsung ke topik aja deh. Douzo!


Dango, adalah kue yang memiliki bentuk seperti bola kecil yang dibuat dari tepung beras. Kue ini memiliki warna yang berbeda-beda setiap satu tusuknya. dalam satu tusuk, ada istilah yang dinamakan Kushidango, yaitu sebutan untuk 3, 4, atau 5 butir dango yg ditusuk dalam satu tusukan(kushi) dari bambu. ternyata, di setiap daerah di jepang memiliki jumlah tusukan yang berbeda minna-san^^

Sebenarnya dango itu tidak memiliki rasa alias hambar lho. Namun, biasanya dalam membuat dango, ditambahkan gula dalam adonannya sehingga rasa dango menjadi manis. Ada juga dango yang tidak manis hanya dicelupkan kedalam saus mitarashi dan dango yang dimakan dengan ditaburi bubuk kacang kedelai (kinako), lalu dimasukkan ke dalam mitsumame (agar-agar yang dimakan bersama aneka buah kaleng) atau selai kacang merah yang sudah diencerkan dengan air. Selain dari tepung beras, dango juga bisa dibuat dari bahan tepung terigu :)

Yosh, penjelasannya sudah langsung ke resep. iku yo!

Bahan:
Dango
- 200 gr tepung beras
- 200 ml air panas

Saus Mitarashi
- 100 ml air
- 2,5 sdm kecap kikkoman - bisa bereksperimen menggunakan kecap asin jika mau
- 70 gr gula
- 1 sdm tepung tapioka

Cara Membuat
Dango
1. Campur air panas dan tepung beras. Aduk rata. Uleni hingga kalis dan adonan sekeras cuping telinga.
2. Siapkan kukusan, sobek-sobek adonan ukuran kecil dan letakkan di dalam kukusan. Kukus dengan api sedang selama 25 menit.
3. Setelah 25 menit, pindahkan adonan kukus ke dalam mangkuk. Uleni sekali lagi hingga kalis. Untuk mencegah lengket, sekali-sekali cipratkan air matang.
4. Bentuk adonan menjadi bulat panjang. Siapkan pisau yang sudah dibasahi air agar tidak lengket. Potong-potong kecil. Bentuk bulat.
5. Jika mau membuat sate dango. Siapkan tusuk sate, basahi dengan air terlebih dahulu. Lalu tusuk dango dan susun. Bisa juga menggunakan tusuk gigi untuk satu dango. Sisihkan.

Saus Mitarashi
1. Campur semua bahan. Masak dengan api kecil hingga semua bahan tercampur rata dan mengental.
2. Tuang saus Mitarashi ke atas dango sebelum disajikan. Atau bisa juga disajikan sebagai bahan celupan.

~Owari~

Demikian dulu dari boku, kritik dan saran kami terima. Kalau mau copas jangan lupa buat source/credit ya :)
"Belajar menjadi blogger yang baik dan benar"
Arigatou gozaimasu~


Source:
http://medikatama90.blogspot.com/2009/10/thursday-january-29-2009-all-about.html
http://resepdunia.blogspot.com/2012/01/mitarashi-dango-kue-bola-beras-ala.html

Sabtu, 29 September 2012

Burger King Jepang Rilis Menu Burger Cumi-Cumi



DALAM rangka ulang tahun, salah satu gerai Burger King di Jepang merilis menu terbarunya, yaitu burger cumi-cumi. Roti burger yang digunakan terbuat dari tinta cumi-cumi.

Resto cepat saji ini menciptakan Premium Kuro Burger untuk merayakannya lima tahun kehadirannya di Jepang. Proses pembuatan menu ini dipanggang dengan arang bambu dan dibumbui dengan saus tomat tinta cumi-cumi.

Kreasi ini muncul dari dapur Heston Blumenthal atau Marco Pierre White, dimana rotinya dibuat dari adonan yang dicampur dengan arang bambu, di dalamnya juga diberi irisan paprika, tomat, daging sapi, serta olesan saus tomat. Kuro atau burger hitam ini dihargai 790 Yen per porsi, lengkap dengan kentang goreng dan minuman.

Inovasi menu ini bukanlah kali pertama dilakukan Burger King Jepang. Pada musim panas 2012, restoran cepat saji ini juga mengeluarkan es krim sundae yang diberi topping vanili, karamel, dan daging.

Sementara di negara lain, hadir pula kreasi yang tak kalah unik. Misalnya India, tepatnya kota suci Sikh Amritsar, yang merencanakan sebuah restoran Burger King vegetarian.


Sc: http://www.okefood.com

Jenis-jenis teh di Jepang



JEPANG memiliki beragam jenis teh yang baik untuk kesehatan. Apa saja?

Sejumlah varietas teh nikmat berasal dari Jepang, kesemuanya adalah dari tanaman teh yang sama, yakni Camilla Sinensis). Meski demikian, daun teh tersebut mendapatkan perlakukan yang berbeda.

Berikut beberapa jenis teh yang selalu dikonsumsi masyarakat Jepang, juga hampir seantero dunia, seperti dilansir Ehow:

Teh Kokeicha
Teh Matcha
Matcha dan Kokeicha
Kalau bicara teh matcha, sudah pasti banyak yang mengenalnya. Ini adalah teh hijau dalam bentuk bubuk yang biasa digunakan dalam ritual minum teh di Jepang. Upacara ini dilakukan untuk menunjukkan keramahan dan rasa hormat.
Cara meracik teh matcha, diseduh dengan air panas, kemudian diaduk sehingga menimbulkan busa, yang membuatnya sedap dinikmati. Sementara, teh kokeicha adalah bagian dari teh matcha bubuk yang sudah dibuat pasta kemudian dibentuk kembali seperti daun teh.

Teh Bancha
Teh Sencha
Sencha dan Bancha
Bancha menjadi versi teh yang lebih murah dan berkualitas rendah ketimbang sencha karena teh ini memiliki rasa pahit yang tajam meskipun sudah diberi pemanis sebelum dikonsumsi. Teh inipun merupakan label teh paling standar di Jepang.
Sementara itu, teh sencha memiliki kualitas tinggi, dengan rasa hampir mirip dengan bayam.

Teh Gyokuro

Gyokuro
Teh satu ini masuk dalam kategori teh hijau berkualitas tinggi. Biasanya pada proses produksi, teh ini ditutupi dengan sebilah bambu karena akan menghasilkan klorofil dari daun teh yang lebih banyak. Oleh karena itulah, teh ini memberikan rasa lebih kaya kjetimbang jenis teh lainnya.

Teh Genmaicha
Genmaicha
Teh ini merupakan teh hijau dengan biji beras yang sudah dipanggang. Pada awalnya, teh ini muncul karena adanya legenda hamba Genmai, yaitu seorang samurai terkenal asal Negeri Sakura ini.
Dirinya dengan sengaja menumpahkan beberapa kernel beras dalam teh tuannya. Meski melanggar, sang tuan ternyata sangat menikmati teh wangi tersebut. Nama yang diberikan untuk teh inipun bermaksud memberi hormat pada peraciknya.

Teh Hojicha
Hojicha
Teh ini dibuat dari daun teh bancha yang dipanggang, dimana rasa inilah yang menimbulkan aroma halus dan punya rasa bersahaja.

Teh Kukicha
Kukicha
Dibuat dari ranting teh semak, dipanggang selama empat kali, dimana bisa diubahnya menjadi warna cokelat gelap. Apalagi rasa pedas dari ranting teh ini melengkapi makanan pedas.


Sc: http://www.okefood.com

Pizza ala jepang, Okonomiyaki desu~


Konbanwa minna-san!
Hmm~ liat gambarnya aja udah bikin ngiler, apalagi kalau udah masuk ke mulut? wew, gak kebayang nikmatnya, oishii yo~ >w<b
Dilihat dari bentuknya udah pada tau kan nama makanannya apa? Yaps, Okonomiyaki!^^
Kali ini boku mau bahas tentang si bundar satu ini, eits... jangan lupa baca sejarahnya dulu ya, untuk nambah knowledge aja, hehe...
Hai', Douzo!!

Sejarah:
Okonomiyaki berasal dari makanan ringan bernama Funoyaki berupa adonan dari terigu dan air yang digoreng. Di era Meiji, makanan ringan yang disebut Dondonyaki merupakan perkembangan funoyaki dengan tambahan nori, sossis ikan dengan bumbu saus dan digulung dengan sumpit sekali pakai. Di era Showa, dondonyaki berkembang menjadi Kyabetsuyaki yang menggunakan saus uster(kecap inggris). Di Tokyo, dondonyaki berubah bentuk menjadi goreng adonan tepung encer di atas teppan() yang disebut Monjayaki. Okonomiyaki seperti yang ada sekarang di daerah Kansai dan Hiroshima merupakan bentuk mutakhir dari Kyabetsuyaki.
Menurut cerita yang tidak jelas asal-usulnya, okonomiyaki diciptakan pelaut angkatan laut Jepang yang mengaduk-aduk tepung terigu di kota Kure, Prefektur Hiroshima karena ingin makan pizza seperti yang pernah dimakannya di Italia. Pelaut yang menciptakan okonomiyaki pulang ke tempat asalnya di Osaka untuk memperkenalkan okonomiyaki di daerah Kansai.

Ternyata, Okonomiyaki terdiri dari dua versi:
1. Versi Kansai: irisan kol dicampur dengan adonan seperti sewaktu membuat fuyunghai
2. Versi Hiroshima (Hiroshimayaki): irisan kol hanya diletakkan di atas adonan yang dibulatkan seperti membuat panekuk

Bahan:
1. 120 gr terigu (tepung okonomiyaki atau tepung tempura kalau ada)
2. 175 cc air atau dashi (kaldu)
3. 200 gr kol
4. 1 butir telur ayam
5. daun bawang sesuai selera
6. bahan isi: daging, udang, atau cumi-cumi (sesuai selera)
7. saus okonomiyaki
8. mayones
9. katsuobushi (abon ikan yang diserut tipis/bonito)

Cara membuat:
1. Encerkan tepung dengan air atau dashi yang dibuat dari katsuobushi dan kombu, aduk-aduk hingga rata, tapi jangan diaduk terlalu lama karena adonan bisa menjadi keras
2. Tambahkan telur ke dalam adonan
3. Campurkan irisan kol (lebar kira-kira 1 cm) ke dalam adonan, aduk sedemikian rupa agar udara masuk ke dalam campuran adonan agar hasil gorengan tidak keras
4. Tuang sedikit minyak ke atas penggorengan datar, tuangkan campuran kol dan tepung terigu dan bentuk bulatan dengan diameter sekitar 25 cm dan ketebalan 2,5 cm.
5. Hias dengan topping telur (atau telur mata sapi), daging, makanan laut dan sebagainya sesuai selera
6. Tunggu hingga bagian bawah adonan matang betul lalu balik dengan menggunakan dua buah sodet secara bersamaan seperti ketika penjual martabak membalik martabak. Kalau ada, kote (sodet untuk menggoreng okonomiyaki) bisa digunakan untuk membalik okonomiyaki. Bagian paling unik dari memasak okonomiyaki adalah sewaktu membalik okonomiyaki agar tidak patah berantakan.
7. Tunggu hingga daging matang dan kecilkan api
8. Olesi atau tuang dengan saus okonomiyaki sesuai selera
9. Tambahkan mayones Jepang bila suka dan bentuk motif garis-garis agar bagus
10. Taburkan katsuobushi dan aonori (rumput laut bubuk) di atasnya bila suka
11. Potong-potong sewaktu masih berada di atas penggorengan dan hidangkan bersama penggorengannya.

Tips:
* Kalau susah cari saus okonomiyaki, bisa buat sausnya sendiri, caranya: saos tomat 3 sdm, saos inggris 2 sdm, shoyu (kecap asin) 1sdm, saos tiram 1sdm, gula pasir 1sdt, ditambah air yang dicampur sedikit tepung maizena. setelah saosnya mendidih & mengental, matiin api dan tambah 1/2 sdt minyak wijen. jadi saos utk oles2 di atas okonomiyakinya
* Kalau membuat okonomiyaki yang tebal, tutupi dengan tutup panci sewaktu menggoreng agar lebih mudah matang.
* Sewaktu digoreng, okonomiyaki sebaiknya tidak ditekan-tekan karena udara yang berada di dalam okonomiyaki akan terdesak keluar dan hasil gorengan menjadi keras.

Pengen makan okonomiyaki? Ayo coba bikin dirumah ya... kalau berhasil 'kan bisa di kasi ke keluarga atau pacar, hehe ^0^
Sekian untuk kali ini, kita akan berjumpa lagi di rubrik lain. So, jangan lewatkan info-info lain dari 'KaRuki-san desu!'...jaa~ mata ne, minna-san^^
#lambai hotpant tante uru XD


Sc:
1. http://dota.one-forum.net
2. http://id.wikipedia.org

Kamis, 27 September 2012

Takoyaki, si mungil yang menggiurkan


Konbanwa!
Kali ini boku bakalan share tentang makanan yang cukup tenar di jepang, Takoyaki desu!^^v
Tapi sebelum membuatnya, ada baiknya kita mengetahui dulu tentang sejarah si chibi-chibi ini. Douzo~

Sejarah :

Takoyaki (octopus balls) biasanya dijual sebagai jajanan kaki lima, namun jajanan ini dapat juga dibuat di rumah. Apapun itu, hal terpenting adalah bila Anda memiliki takoyaki grill (takoyaki-ki), akan memudahkan Anda membuat takoyaki.

Asal muasal takoyaki
Awalnya, takoyaki atau octopus balls hanyalah snack bulat berdiameter 3-5 cm yang diisi dengan potongan gurita di dalamnya, disajikan dengan saus. Takoyaki ini dijual menggunakan tusukan bambu berisi 3 bulatan per tusuknya, saat membeli kita bisa melihat aksi penjualnya yang asik mombolak-balik takoyaki di atas wajan hingga berbentuk bulat dan matang.

Dalam penyajiannya, takoyaki selalu dijual dalam bentuk porsian. 1 porsi biasanya berisi 3-10 buah dalam 1 wadah, yang selalu disertakan tusuk gigi atau sumpit sekali pakai. Di negeri asalnya takoyaki biasa dijual dalam wadah berbentuk perahu.

Takoyaki sangat tenar di Jepang, khususnya Kansai, Tokyo dan Osaka. Snack mungil ini paling nikmat bil disantap dalam keadaan panas sebagai camilan, dan saat ini di Jepang takoyaki sudah dapat dibeli dalam kondisi beku (frozen), sehingga pembeli tinggal memanaskan dalam microwafe.
Bahkan tiap rumah di Osaka biasanya memiliki wajan (loyang) takoyaki. Takoyaki digunakan sebagai makanan kebanggaan, yang sering dijadikan lauk untuk makan nasi putih. Bahan-bahan untuk membuat takoyaki tersedia secara lengkap di toko.

Wajan takoyaki merupakan salah satu perabot rumah tangga yang seharusnya dihadiahkan orangtua kepada anak perempuan yang menjadi pengantin.

Bahan asinan jahe berwarna merah (benishoga) sering pula dicampurkan ke dalam adonan. Penjual yang senang berkreasi kadangkala menambahkan keju atau konnyaku ke dalam takoyaki.
Saus yang dipakai biasanya adalah saus okonomiyaki walaupun ada juga saus khusus untuk takoyaki yang rasanya tidak jauh berbeda dengan saus okonomiyaki.

Takoyaki dengan isi yang disukai penduduk setempat (kadang-kadang tanpa gurita) berusaha diperkenalkan di negara-negara yang penduduknya merasa ngeri memakan gurita.
Saat ini, kita dapat menjumpai takoyaki dijual dengan pilihan isi dan disajikan dalam wadah cup kertas, kantung kertas maupun box mungil.

Bahan :
1. 300 gr tepung tako (bisa diganti pake terigu + baking powder)
2. 2 butir telur
3. 700 ml air
4. 100 gr sayuran (kol, wortel)
5. 150 gr tako (bisa juga pake cumi)
6. tenkatsu (tempura scraps)

Taburan:
1. nori biru
2. katsuoboshi (parutan skipjack tuna)
3. daun bawang diiris kecil

Saus:
1. saus tako
2. mayonaise

Cara:
1. Campur semua bahan kecuali tako (cumi) dan tenkatsu, aduk sampai kalis.
2. Panaskan cetakan, olesi minyak, tuang adonan, isi dengan potongan kecil tako (cumi). Sesudah berkulit taburi tenkatsu dan balik -balik sampai membentuk bola dan matang. Lakukan sampai adonan habis
3. Penyajian: Tata tako, oles saos tako, taburi nori, beri mayonaise, taburi katsuoboshi dan daun bawang.
Nikmati hangat-hangat.

Hasil : 60 biji

Sekian resep makanan kali ini, semoga bermanfaat^^
Kritik dan saran kami terima^^b
ありがとうございます!

Sc:
1. http://lizamaulida.wordpress.com
2. http://resep-takoyaki.blogspot.com

Entri Populer